
Neroa dalah salah satu Program yang paling banyak digunakan sebagai media perangkat lunak yang digunakan untuk membakar CD & DVD. Nero 9 memiliki banyak fitur-fitur dengan antarmuka grafis yang mudah dan tidak sulit untuk di operasikan.
Pada postingan kali ini saya memberikan Nero 9 Lite Edition yang lebih ringkas, praktis dengan fitur-fitur utama namun berukuran kecil. Untuk Nero 9 versi standarnya mempunyai ukuran file ratusan Mb (382 Mb) sedangkan pada Nero 9 Lite Edition ukurannya hanya 53 Mb.
Dengan Nero 9 Lite Edition kita memiliki Nero Burning ROM, Nero Express, Nero Toolkit, Nero DiscSpeed, Nero DriveSpeed, Nero InfoTool, NeroRescueAgent. Jadi Nero 9 Lite Edition adalah salah satu sofware yang sangat disarankan untuk dimiliki dan menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan Nero 9 versi standarnya yang mempunya ukuran sangat besar.
download : Nero 9 Lite Edition






Bagian luar dan dalam dari Burj Al Taqa ini juga dilengkapi dengan beberapa taman gantung. Taman-taman inilah yang bertugas untuk menjamin kesegaran dan kebersihan udara yang mengalir di dalam dan sekitar menara ini.
Pada puncak Burj Al Taqa juga terdapat alat untuk menangkap energi matahari. Alat ini dilengkapi sensor yang dapat mendeteksi posisi matahari, sensor ini memungkinkan Burj Al Taqa untuk dapat mengoptimalkan penangkapan sinar matahari dan juga pengolahan angin.
The Blue Planet terletak di pulau Amager, tidak jauh dari bandara Copenhagen, Denmark. Lokasi pembangunannya sungguh tepat, sebab Aquarium ini akan memberikan pemandangan yang indah bagi para penumpang pesawat yang akan mendarat atau take off di bandara Copenhagen.
Walaupun bentuk pusaran air ini hanya terlihat dari udara, namun The Blue Planet ini juga akan tetap terlihat menakjubkan apabila dilihat dari bawah. Pengunjung akan merasa bahwa bangunan ini seolah mengapung di atas permukaan air yang berputar. Bagian interiornya pun tidak kalah menakjubkan, begitu kita memasuki aquarium ini, kita akan dibawa ke berbagai dunia organik yang menakjubkan.
Di tengah-tengah aquarium ini terdapat sebuah ruangan bundar yang sangat besar. Di ruangan inilah pengunjung menentukan sungai, danau, atau samudra apa yang akan mereka jelajahi berikutnya. Setiap sungai, danau, atau samudra memiliki atmosfernya sendiri. Apabila pengunjung berpindah dari 1 exhibition ke exhibition yang lain, pengunjung akan merasakan perubahan atmosfer yang lembut dan alami.
Gambar di atas adalah visualisasi dari Gwanggyo City Center yang pembangunannya diharapkan akan selesai pada 2011. Sungguh luar biasa bukan?. Kota mini yang terletak di selatan Seoul, Korea Selatan ini mampu mensuplai kebutuhannya sendiri, seperti kebutuhan listrik, air, makanan, pengolahan limbah, dan sebagainya. Dan tentu saja, semua itu dilakukan dengan sangat ramah lingkungan.



















Komentar Terakhir